Skip to main content

Posts

Featured

Ketika Anakku Bisa Mengalahkanku, Aku Menang*

Untungnya, sesuatu yang pernah dianggap sebagai kebenaran pada satu masa, bisa menjadi kekeliruan pada masa yang lain. Sejalan dengan Kurikulum Merdeka, kini sebagian besar sekolah tak lagi menerapkan sistem peringkat untuk menilai hasil pembelajaran siswa. Namun, tiga puluh tahun lalu, saat saya bersekolah, peringkat pernah menjadi segalanya Kelas Anak Pintar  Sekolah putih biru saya membagi satu angkatan menjadi empat kelas berdasarkan nilai kelulusan SD. Gampangnya (dan tragisnya), kami dipilah ke dalam: kelas anak pintar, kelas anak lumayan pintar, kelas anak biasa saja, dan kelas anak yang dianggap tidak pintar. Katanya, pembagian ini dibuat agar pembelajaran berjalan lebih efektif. Murid yang dianggap lebih mampu bisa belajar lebih cepat, sementara yang lain mendapat ritme yang sesuai. Di atas kertas mungkin sistem ini saat itu terdengar masuk akal. Tetapi sesuatu dalam diri saya berontak.  Teman-teman dengan nilai ujian tertinggi SD berada di kelas saya. Guru-guru serin...

Latest Posts

Perihal Jarak yang Memisahkan Diri antara Sebelum dan Sesudah

Benteng Terakhir

Yang Hilang dan Yang Terbilang

Saat Mimpi yang Terwujud Tidak Terasa seperti Mimpi yang Terwujud

Saba Budaya Baduy: Hal-hal Indah yang Tak Tersimpan dalam Memori Ponsel