Tentang Lucia Priandarini (Rini)


Ini perkara usang yang tiap hari menghampirinya: bekerja untuk mendapatkan uang, atau menulis fiksi apa saja dan berpikir belakangan tentang pendapatan?

Sejak lulus dari Komunikasi Universitas Indonesia, Lucia Priandarini (Rini) melompat-lompat antara menulis nonfiksi untuk hidup dan menulis fiksi untuk kesenangan sendiri. Setelah bisa bekerja di rumah, dua bidang ini bertemu di satu jalan yang tentu tak lapang. Menjadi penulis non-fiksi di hari kerja dan penulis fiksi di akhir pekan. Mencoba menulis artikel pesanan saat anaknya yang  SD memanggil tiap lima menit, menceritakan gambar makhluk luar angkasa atau tokoh yang bisa menghilang.

Kini, setelah bertahun-tahun menjadi penulis nonfiksi lepas, sejak pertengahan 2019 ia mencoba lebih fokus menulis fiksi. Ia akan terus menulis fiksi meskipun novelnya yang tak laku berakhir di rak  buku sepuluh ribuan, sementara yang laku dibajak dan dijual dengan brutal di marketplace. 

Di atas semuanya, kisah yang paling bahagia ia "tulis" adalah semua cerita saat berada bersama keluarganya sambil bersantai di antara labirin penuh buku bergambar. 


Riwayat Pekerjaan Singkat 

Pernah bekerja tetap sebagai:
  • Content writer Alodokter.com
  • Editor Prasetiya Mulya Publishing
  • Features & online writer di Majalah Femina
  • Editor features di Majalah Kartini
Pernah bekerja sebagai kontributor:
  • Budgecom Agency
  • Women's Health Indonesia
  • Majalah Intisari
  • PT. Simple Media
  • PT. Starcom Reaches Indonesia
  • Majalah Parenting Indonesia
  • Penerbit Transmedia Pustaka
  • Urbanesia.com
  • Penerbit Penebar Swadaya
Penghargaan:
  • Pemenang 1 Kategori Jurnalis, Lomba Menulis Alzheimer, Yayasan Alzheimer Indonesia, Maret 2015 
  • Pemenang 1 Lomba Cerpen AJB Bumiputera, 2009
Portofolio dalam laman ini adalah rekaman beberapa karya yang pernah ia buat.

Lucia Priandarini dapat dihubungi melalui :
lucia.priandarini@gmail.com
Twitter & Instagram @rinilucia 
Facebook: Lucia Priandarini 

Sedang #belajarzerowaste dan berbagi ceritanya di @reflet.id 








Bersama Ibu Herawati Diah dan redaksi Femina